Jawab MUI, Pemprov DKI Akui Sulit Matikan Massal Ikan Sapu-Sapu sebelum Dikubur

Danandaya Arya Putra
Petugas mengubur ikan sapu-sapu setelah pembersihan di Jakarta Selatan (dok. Pemprov Jakarta)

JAKARTA, iNews.id - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengkritik penanganan ikan sapu-sapu yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jakarta. Hal yang disorot MUI adalah tata cara penguburan hidup-hidup ikan tersebut yang dianggap tidak sesuai syariat Islam.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta Hasudungan Sidabalok mengaku sulit mematikan ikan sapu-sapu dalam jumlah besar sebelum dikubur. Dia menggambarkan, dalam operasi serentak penangkapan yang dilakukan pada Jumat (17/4/2026) lalu, total ikan sapu-sapu yang berhasil dikumpulkan mencapai 6,89 ton.

"Kejadian penguburan (hidup-hidup) ikan sapu-sapu dalam jumlah besar memang sulit untuk dihindari. Walaupun sebagian (ikan sapu-sapu) dimatikan dulu sebelum dikubur," kata Hasudungan saat dikonfirmasi wartawan, Senin (20/4/2026).

Hasudungan menegaskan, pihaknya tetap terbuka terhadap masukan yang disampaikan MUI. Pemprov Jakarta kini sedang berkoordinasi dengan akademisi, lembaga penelitian dan pemerintah pusat untuk mencari solusi yang tepat dalam hal penguburan ikan sapu-sapu.

"Untuk memformulasikan metode yang paling efektif dan efisien dalam hal pemusnahan hasil tangkapan ikan sapu-sapu tersebut, agar tidak menyalahi kaidah agama sekaligus sesuai dengan kesejahteraan hewan," katanya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
17 jam lalu

Pemprov DKI bakal Luncurkan Obligasi Rp3,5 Triliun, Pramono: Bisa Dicontoh Daerah Lain

1 hari lalu

Pramono Siap Luncurkan Obligasi Daerah Pertama Senilai Rp3,5 Triliun di 2027

2 hari lalu

PLN Dorong Pemprov DKI Adopsi Bus Hidrogen untuk Armada Transjakarta 

2 hari lalu

Pramono Jamin Pemprov DKI Tak Kesulitan Bayar Gaji PPPK: Budgetnya Ada

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal