Iwan juga mengungkap kondisi keuangan Pemprov DKI Jakarta setelah adanya pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) dari Pemerintah Pusat. Hal tersebut membuat Jakpro harus menyiapkan strategi pendanaan kreatif untuk kelanjutan proyek LRT.
"Nah, tapi kan dengan kondisi saat ini, Jakpro kemudian harus memikirkan bagaimana kreativitas kami untuk dari sisi pendanaan," tuturnya.
Adapun, kajian pendanaan kreatif yang tengah disusun Jakpro mencakup prioritas pengerjaan proyek lebih dulu. Lalu seberapa minat investor terhadap proyek tersebut.
"Sehingga nanti dalam kami menyusun laporan ke Bapak Gubernur, beliau kemudian bisa melihat gambaran utuhnya kalau kemudian menetapkan mana yang terlebih dahulu," ujarnya.