a. Jalan M.H. Thamrin sisi barat (arah Kota) mulai dari depan BPPT hingga halte sementara TransJakarta Bank Indonesia semula terdiri dari empat lajur kendaraan regular dan satu lajur Tranjakarta (4+1) menjadi dua jalur pada sisi kiri median tengah dan sisi kanan median tengah. Sisi kiri median tengah menjadi dua lajur kendaraan regular dan satu lajur campur (mixed traffic) antara lajur Transjakarta dan kendaraan regular (2+1), serta sisi kanan median tengah menjadi dua lajur kendaraan regular.
b. Jalan M.H Thamrin sisi timur (arah Blok M) mulai dari depan Kementrian ESDM hingga halte sementara TransJakarta Thamrin 10 tetap dengan konfigurasi empat lajur kendaraan regular dan satu lajur campur (mixed traffic) antara lajur Transjakarta dan kendaraan regular (4+1).
B. Rekayasa lalu lintas persiapan pekerjaan tunneling CP201 MRT Jakarta Fase 2A
1. Periode 1-28 Februari 2021, tidak ada perubahan dari rekayasa lalu lintas yang sudah ada saat ini yaitu:
a. Jalan M.H Thamrin sisi barat setelah Proyek Indonesia One berubah dengan konfigurasi sisi kiri median tengah menjadi dua lajur kendaraan regular, dan sisi kanan median tengah menjadi dua lajur kendaraan regular serta satu lajur campur (mixed traffic) antara lajur TransJakarta dan kendaraan regular (2+1).
b. Sementara mulai dari Lippo Thamrin hingga Menara Topas kembali menjadi empat lajur kendaraan regular dan satu lajur TransJakarta (4+1).