Harga Bawang Putih dan Bombai di Pasar Induk Kramat Jati Turun

Antara
Riezky Maulana
Ilustrasi, pembeli sedang memilih bawang putih di pasar. (Foto: Istimewa).

JAKARTA, iNews.id - Harga bawang putih dan bombai di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur terus menurun. Situasi tersebut terjadi selama penerapan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pencegahan virus corona (Covid-19).

Pedagang bawang putih dan bombai di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Asih mengatakan bawang putih jenis kating Rp20.000 dan honan Rp19.000 per kilogram. Pedagang eceran menjual Rp24.000 atau Rp25.000, per kilogram.

"Kondisi saat ini harga sudah turun, tadinya sempat tinggi," ujar Asih di Jakarta, Selasa (5/5/2020).

Sementara itu, pemerhati pertanian Syaiful Bahari menilai turunnya harga 2 komoditi yang menjadi sorotan masyarakat tersebut tidak terlepas dari kebijakan relaksasi pemerintah untuk melonggarkan prosedur importasi bawang putih dan bombai demi memenuhi ketersediaan dalam negeri dan menstabilkan harga.

“Harga beli bawang putih dari China sampai di pelabuhan Indonesia saat ini rata-rata sudah 700 dolar per ton, berarti harga per kilogram Rp10.500. Bandingkan ketika Februari sampai Maret rata-rata 1.200 dolar, berarti harga per kilogram Rp18.000,” ucapnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
Nasional
28 hari lalu

Bawang Bombai Selundupan Mengandung Bakteri, Mentan: Tak Ada Ampun!

Megapolitan
29 hari lalu

Gunungan Sampah di Pasar Kramat Jati Mengganggu, Pramono Minta Dirut Pasar Jaya Bereskan

Health
1 bulan lalu

Bawang Putih Bisa Jadi Obat Flu dan Pilek, Mitos atau Fakta?

Nasional
2 bulan lalu

Mentan Bongkar Penyelundupan 72 Ton Bawang Bombai Impor Ilegal: Harus Ditindak Tegas!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal