Dia menambahkan, saksi baru melaporkan penemuan benda diduga mortir tersebut lantaran menganggap hanya barang pajangan biasa.
“Pelapor baru melaporkan penemuan barang diduga mirip mortir tersebut karena tidak tahu dan hanya menganggap barang pajangan dan karena pelapor (ART) hendal pulang kampung,” ujar Ade Ary.