Cerita Pilu Korban Kebakaran di Kemayoran, Tak Bisa Sekolah karena Seragam Tak Tersisa

riana rizkia
Korban kebakaran di Kemayoran, Jakarta Pusat, tidak bisa sekolah karena kobaran api melahap rumahnya. (Foto: Riana Rizkia)

Sambil membawa dokumen penting seperti ijazah, kartu keluarga (KK) yang sudah disimpan dalam satu wadah, Darmi tidak memiliki keinginan selain selamat dari kebakaran.

"Panik, langsung lemes, langsung bangun, langsung kaget semua. Tapi alhamdulillah Keluarga selamet semua," kata dia.

Kini, setelah berhasil selamat dari peristiwa mencekam itu, Darmi berharap pemerintah dapat segera memberi bantuan selain makanan, contohnya adalah seragam sekolah.

Karena Darmi mengatakan bahwa dirinya tidak sempat menyelamatkan seragam sekolah anak-anaknya, saat kobaran api melahap rumahnya.

"Abis semua, seragam abis, buku abis, ga ada buku sama sekali, gada seragam, ga ada sepatu. (Bantuan yang diperlukan) Buku, seragam sekolah, sepatu," ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Megapolitan
4 hari lalu

Bertambah, Korban Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi Jadi 18 Orang

Megapolitan
5 hari lalu

Bertambah, Total Korban Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi Jadi 17 Orang

Buletin
5 hari lalu

12 Orang Dilarikan ke RS Akibat Ledakan SPBE Cimuning Bekasi

Nasional
5 hari lalu

Pertamina Gerak Cepat Tangani Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, Penyebab Diselidiki

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal