Di sisi lain, Bima mengatakan terus berupaya melakukan sosialisasi vaksinasi terhadap para lansia di Kota Bogor. Baru 30 persen lansia di wilayahnya yang sudah menjalani vaksinasi.
"Kita sudah 30 persen dari target lansia divaksin. Masih ada 20.000 lagi vaksin yang akan diberikan kepada lansia. Biasanya kita lakukan pendekatan di wilayah sampai rumahnya masing-masing oleh Puskesmas secara persuasif supaya mau," tuturnya.
Anak dari Wirjawan, Pardewi mengaku ayahnya mau menjalani vaksinasi covid-19 tanpa ada paksaan. Keluarga pun mendukung dan merasa tidak khawatir.
"Saya tanya, ngeti gak ada vaksinasi sekarang? Atau mau gak divaksin? Mau kan harus, katanya gitu. Jadi dia sudah tahu (program vaksinasi), karena tiap hari liat TV, baca jadi dia ngerti ngikutin," ucap Pardewi.
Sejauh ini, lanjut Pardewi, ayahnya tidak menunjukan gejala apapun semenjak disuntik vaksin tahap pertama. "Sama sekali gak ada (gejala)," ujarnya.