Karena busnya diserang, sejumlah suporter Persebaya pun turun dan melakukan pembalasan hingga terjadi keributan.
Saat itu, Aris mengatakan pihaknya kebetulan tengah berpatroli di sekitar lokasi. Sehingga, polisi langsung mengambil tindakan agar keributan tidak berlanjut.
"Melihat kejadian tersebut, langsung inisiatif atau mengamankan area tersebut dengan mensterilkan daerah tersebut," ujarnya.
Keributan berlangsung sekitar 20 menit hingga akhirnya para pelaku melarikan diri. Menurut Aris, polisi meminta agar suporter Persebaya kembali ke busnya masing-masing.
Saat itu, bus sempat diarahkan ke rest area terdekat untuk diberi pengarahan.
"Setelah masuk ke dalam rest area, kita lakukan briefing, kita kasih arahan, selanjutnya kita kawal sampai Gerbang Tol Cikampek Utama," ucapnya.
Lebih lanjut, Aris memastikan kondisinya sudah kondusif ketika bus para suporter tersebut dikawal hingga ke arah Tol Cipali.