Bank DKI Diduga Dibobol Oknum Satpol PP Rp32 M, PDIP Minta Jajaran Direksi Dievaluasi

Wildan Catra Mulia
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta. (Foto: Sindo)

JAKARTA, iNews.id - Sebanyak 12 anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dinonaktifkan karena diduga terlibat pembobolan Bank DKI yang mencapai Rp32 miliar. Sebanyak dua dari 12 oknum tersebut telah mengembalikan uang ke Bank DKI.

Ketua Fraksi PDIP Gembong Warsono meminta jajaran direksi Bank DKI dievaluasi. Dia menduga ada sistem yang payah sehingga aksi pembobolan bisa terjadi.

"Sistemnya enggak beres (itu). Harus dievaluasi menyeluruh itu," kata Gembong saat dihubungi, Selasa (19/11/2019).

Gembong juga meminta Komisi D DPRD DKI bidang perekonomian segera memanggil direksi Bank DKI. Pemanggilan tersebut untuk meminta penjelasan dan pertanggungjawaban.

"Ya, Fraksi PDIP meminta kepada teman-teman di Komisi B untuk memanggil dirut Bank DKI untuk minta pertanggungjawabannya. Sampai aset Pemprov bisa diambil oleh karyawan DKI itu sendiri luar biasa itu," tuturnya.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polda Metro Tangkap 2 Orang Diduga Ingin Menyusup Demo Mahasiswa, Kedapatan Bawa Bom Molotov

57 tahun lalu

Pesan Polisi ke Mahasiswa yang Demo: Perhatikan Kiri Kanan, Jangan sampai Aksi Ditunggangi

57 tahun lalu

Amankan Demo di Jakarta, Polda Metro Pastikan Anggota Tak Bawa Senjata Api

57 tahun lalu

Mahasiswa Demo di Jakarta Hari Ini, 4.151 Personel Gabungan Disiagakan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal