”Untuk pasien covid-19 saja 180-an kasur. Sudah 100 persen, semua terisi, hampir semua pasien Covid-19,” jelasnya.
Untuk kapasitas total tempat tidur ruang rawat inap di rumah sakit tersebut sebanyak 240 bed. Pihaknya terus mengurangi jatah untuk pasien non covid-19 namun masih juga kekurangan.
”Tadinya itu lumayan banyak, 50 persen, 50 persen untuk covid-19 dan non covi. Sekarang yang non covid-19 itu tinggal sekitar 30 persen, 60 kasur untuk non covid-19,” ujarnya.
Bupati Bekasi, Eka Supria Atmadja mengatakan, tingkat keterisian rumah sakit sudah di atas 90 persen. Menurutnya, peningkatan itu mulai terjadi pada tanggal 7 Juni 2021 lalu. Padahal sebelumnya, pada 1 Juni 2021 tingkat keterisian masih di bawah 20 persen.
”Jadi sudah jauh hari kita bangun tenda darurat di RSUD,” katanya.
Menurut dia, di dalam tenda darurat itu akan ditambah tempat tidur, walaupun sebelumnya sudah dilakukan penambahan tempat tidur sebanyak 155. Untuk penambahan tempat tidur di setiap rumah sakit, tergantung kesanggupan atau fasilitas masing-masing minimal 30 persen.