"Ada beberapa kawasan setelah ada perubahan yang berjalan pelan-pelan sekali berjalannya, sedikit demi sedikit bangunan-bangunan tempat parkir mengambil jalan umum, sehingga muncul kemacetan tidak perlu," ujar Anies.
Eks Mendikbud RI itu mengatakan temuan ini tak hanya didapati dari perempatan Fatmawati.
"Sebenarnya ini bukan hanya tempat ini, tapi banyak tempat. Tetapi kita lihat, satu tempat ini untuk dijadikan contoh nanti akan dilakukan perbaikan masalah serupa di berbagai wilayah di Jakarta," ucap Eks Mendikbud RI.
Lebih lanjut, Anies menjadikan perempatan Fatmawati contoh kawasan yang mesti diperbaiki. Sebab, kawasan tersebut kerap menjadi simpul kemacetan imbas penyempitan lajur atau bottleneck.
"Jadi kita menggunakan ini sebagai contoh bagaimana sebuah perempatan misalnya, itu satu jalan bisa 4 mobil, begitu melewati perempatan berubah jadi 3 mobil. otomatis terjadi bottleneck, terjadi kemacetan," pungkasnya.