Revi mengatakan, tujuan favorit penumpang paling banyak ke arah Sumatra dan Jawa. Selain itu, dibandingkan hari-hari biasa, jumlah tersebut mengalami peningkatan, misalnya saja pada awal angkutan Nataru tanggal 18 Desember 2025, penumpang yang berangkat masih di kisaran 400 saja dengan jumlah bus berangkat 50 unit.
"Baru ada peningkatan yang cukup terlihat itu ada pada tanggal 19 Desember 2025, penumpang mencapai 720, lalu tanggal 20 ada sebanyak 997," kata dia.