4.311 Tenaga Kesehatan di Tangsel Sudah Divaksin Covid-19

hambali
Vaksin Covid-19 Sinovac. (Foto: iNews/Leo M Nur)

TANGSEL, iNews.id - Sebanyak 4.311 jiwa dari 8.941 tenaga kesehatan (nakes) yang ada di Kota Tangsel telah disuntik vaksin. Jumlah tersebut memenuhi angka sebanyak kurang lebih 48 persen atau tertinggi kedua di Provinsi Banten.

Plt Kepala Dinas Kesehatan, Deden Deni, menjelaskan, awalnya Tangsel akan memberikan vaksin kepada  9.030 nakes. Namun karena beberapa hal, menyusut menjadi 8.941 jiwa. Dibanding daerah lain, Tangsel salah satu menjadi daerah yang sasarannya lebih banyak.

”Yang pertama itu Kabupaten Tangerang, Kemudian Kota Tangerang baru Tangsel. Tiga daerah tersebut memiliki sasaran vaksinasi terbanyak di Provinsi Banten," kata Deden di kawasan Puspiptek, Setu, Kamis (28/01/21).

Dia menjelaskan, penerima vaksin harus memenuhi kriteria yang ditentukan oleh pemerintah. Hal itulah yang menyebabkan 371 Nakes menunda disuntik vaksin. Salah satunya karena faktor hipertensi, batuk, sakit kepala, asma hingga ISPA.

Selain itu ada beberapa Nakes yang juga tidak masuk ke dalam kriteria vaksin, sehingga tidak dianjurkan untuk menerima vaksin. Total sebanyak 194 nakes diputuskan tidak divaksin karena sedang hamil, dari bagian penyintas, hamil, menyusui, hingga hipertensi.

"Kita akan terus berupaya agar Nakes bisa menerima vaksin ini. Sehingga mereka bisa memberikan pelayanan yang terbaik dalam rangka menjadi garda terdepan melawan Covid-19," ucap Deden.

Sebelumnya, Wali Kota Airin Rachmi Diany melakukan vaksinasi kedua di RSU Kota Tangsel, pagi tadi. Vaksinasi tahap pertama telah dilakukannya di pendopo Kabupaten Tangeran bersama dengan kepala daerah lain se-Provinsi Banten beberapa pekan lalu.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

Sama-Sama untuk Otak, Fungsi Vaksin Meningitis dan Japanese Encephalitis Berbeda

57 tahun lalu

Daftar Vaksin Dianjurkan untuk Orang Dewasa, Cegah Penularan Penyakit Berbahaya

57 tahun lalu

Orang Dewasa Bisa Jadi Pembawa Penyakit ke Rumah, Dokter Ingatkan Pentingnya Vaksin

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal