Zohran Mamdani Kuliah di Mana?

Zulhilmi Yahya
Zohran Mamdani merupakan alumnus Bowdoin College, perguruan tinggi seni liberal ternama yang berlokasi di Brunswick, Negara Bagian Maine, AS (Foto: AP)

Di kampus ini, dia menempuh studi di jurusan Africana Studies dan lulus pada 2014. Program ini berfokus pada sejarah, budaya, dan politik masyarakat Afrika serta diaspora Afrika di seluruh dunia. 

Pilihan studinya menunjukkan ketertarikan mendalam Mamdani terhadap akar kolonialisme, rasisme, dan perjuangan kemerdekaan di berbagai belahan dunia, tema-tema yang kelak menjadi ciri khas dalam pandangan politiknya.

Bowdoin College dikenal dengan lingkungan akademik yang menekankan nilai kepemimpinan moral, keterlibatan sosial, dan tanggung jawab global. Banyak alumninya berkiprah di bidang hukum, kebijakan publik, hingga gerakan sosial, dan Mamdani menjadi salah satu contoh menonjol dari tradisi tersebut.

Aktivitas dan Pengaruh Pendidikan

Selama kuliah, Zohran Mamdani aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan advokasi. Dia dikenal sebagai mahasiswa yang vokal dalam isu keadilan rasial, hak-hak migran, dan anti-ketimpangan ekonomi. Pengalamannya belajar di kampus kecil di Maine, jauh dari kota besar seperti New York, memberinya perspektif luas tentang kesenjangan sosial antara komunitas urban dan rural di Amerika.

Setelah lulus, Mamdani bekerja sebagai organizer politik dan advokat komunitas di New York, sebelum mencalonkan diri untuk jabatan publik. Dia terpilih sebagai anggota Majelis Negara Bagian New York pada 2020, mewakili distrik 36 (Queens, Astoria), dan dikenal sebagai salah satu figur progresif yang vokal mendukung kebijakan perumahan terjangkau, energi hijau, serta hak-hak pekerja.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapatkan Perdamaian Permanen

57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

57 tahun lalu

Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal