Zelensky Tegaskan Tak Akan Serahkan Wilayah Ukraina ke Rusia demi Gencatan Senjata

Anton Suhartono
Volodymyr Zelensky menegaskan tidak akan menyerahkan satu jengkal pun wilayah negaranya kepada Rusia sebagai syarat gencatan senjata (Foto: AP)

KIEV, iNews.id - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menegaskan tidak akan menyerahkan satu jengkal pun wilayah negaranya kepada Rusia sebagai syarat gencatan senjata. Sikap itu disampaikan di tengah meningkatnya eskalasi perang dengan Moskow yang menurutnya telah memasuki babak sangat berbahaya.

Dalam wawancara dengan BBC, dikutip Rabu (25/2/2026), Zelensky menanggapi tuntutan Rusia yang meminta Ukraina menyerahkan sekitar 20 persen wilayah Donetsk sebagai syarat penghentian konflik. Menurut dia, permintaan tersebut tidak masuk akal dan bukan sekadar persoalan batas wilayah.

Dia menilai penyerahan wilayah sama saja dengan melemahkan posisi Ukraina serta meninggalkan ratusan ribu warganya yang tinggal di daerah pendudukan.

“Saya melihatnya sebagai pengabaian, melemahkan posisi kita, meninggalkan ratusan ribu rakyat yang tinggal di sana. Dan saya yakin ‘penarikan’ ini akan memecah belah masyarakat kita,” ujarnya.

Zelensky menegaskan kedaulatan dan integritas teritorial Ukraina tidak bisa ditawar. Baginya, menghentikan ambisi Putin bukan hanya kepentingan nasional, tetapi juga demi keamanan global.

Rusia Disebut Tak Akan Berhenti di Ukraina

Lebih jauh, Zelensky memperingatkan Ukraina hanyalah target awal ambisi ekspansionis Rusia. Jika dunia tidak bertindak tegas, dia khawatir Moskow akan melanjutkan agresi ke negara-negara lain.

Menurut dia, mencegah Rusia menduduki Ukraina sepenuhnya akan menjadi kemenangan bagi seluruh dunia. Karena itu, dia kembali menyerukan peningkatan tekanan militer dan ekonomi terhadap Kremlin.

Zelensky juga berjanji akan merebut kembali seluruh wilayah Ukraina yang telah diduduki Rusia. Dia mengakui upaya tersebut membutuhkan waktu dan pengorbanan besar, namun tetap optimistis hal itu dapat tercapai.

“Melakukannya hari ini berarti kehilangan sejumlah besar orang, jutaan orang, karena tentara Rusia sangat besar, dan kita memahami ongkos dari langkah-langkah tersebut,” katanya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
23 jam lalu

Zelensky: Putin Telah Memulai Perang Dunia III

Internasional
2 hari lalu

Iran Diam-Diam Beli Rudal Portabel Canggih Rusia, Siap Perang Lawan AS-Israel

Internasional
6 hari lalu

Rusia Bantah Uji Coba Senjata Nuklir pada 2020

Internasional
7 hari lalu

Nah, AS Pastikan Uji Coba Senjata Nuklir Lagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal