Ini berarti Donetsk saja masih belum cukup untuk memenuhi tuntutan Rusia agar perang yang telah berlangsung sejak Februari 2022 bisa berakhir.
Sementara itu Presiden AS Donald Trump menyebut Zelensky sebagai diktator tanpa legitimasi pemilu karena masa kepemimpinannya telah kedaluwarsa. Dia mengklaim tingkat popularitas Zelensky anjlok menjadi hanya 4 persen.
Pada awal Desember 2025, Trump mengatakan sudah saatnya Ukraina mengadakan pilpres.
Masa jabatan Zelensky seharusnya berakhir pada 20 Mei 2024, namun pilpres saat itu dibatalkan dengan dalih status darurat militer dan mobilisasi umum.