Dua sumber pejabat AS mengatakan kepada Reuters, serangan udara ini menyasar puluhan target ISIS di berbagai lokasi Suriah tengah. Namun hingga kini belum ada rincian resmi mengenai jumlah korban tewas maupun luka akibat operasi tersebut.
Trump mengatakan serangan tersebut telah mendapat restu dari Presiden Suriah Ahmad Al Sharaa. Sejalan dengan itu, Kementerian Luar Negeri Suriah (Kemlu) menegaskan komitmen Damaskus untuk memerangi ISIS dan mengajak AS serta negara-negara koalisi internasional mendukung upaya tersebut.
“Republik Arab Suriah menegaskan kembali komitmen teguhnya untuk memerangi ISIS dan memastikan bahwa ISIS tidak memiliki tempat perlindungan yang aman di wilayah Suriah,” bunyi pernyataan Kemlu Suriah.
Sementara itu, belum diketahui apakah pasukan Suriah terlibat langsung dalam operasi militer tersebut.