X Tolak Hapus Video Pendeta Ditikam, Perseteruan Elon Musk dengan Australia Makin Menjadi

Anton Suhartono
Perseteruan antara Elon Musk dengan pemerintah Australia terkait video penikaman pendeta di gereja semakin menjadi (Foto: Reuters)

Seorang pengguna X yang tidak disebutkan namanya mengunggah pesan bahwa Lambie-lah yang seharusnya dipenjara karena menyensor kebebasan berbicara di X. Musk merespons posting-an itu, "Tentu saja. Dia adalah musuh rakyat Australia".

Musk melanjutkan serangan terhadap pemerintah Australia dengan menyinggung permasalahan lain. Dia mengomentari postingan pengguna X, juga tidak disebutkan identitasnya, namun sudah terverifikasi. Netizen itu menulis, Australia telah melucuti semua senjata warganya pada 1996 sehingga tidak bisa melawan pemerintah fasis.

Musk meresponsnya dengan tanda seru.

X dan Musk berdalih sudah mematuhi perintah penghapusan sementara dengan memblokirnya untuk warga Australia, namun akan mengajukan banding.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

PM Albanese Pulang ke Australia usai Teken Traktat Keamanan Bersama

Internasional
3 hari lalu

Geger, Elon Musk Ngaku Tak Bahagia meski Berharta Rp14.300 Triliun Lebih

Nasional
3 hari lalu

RI-Australia Teken Traktat Keamanan, Menlu Sugiono: Bukan Pakta Militer

Nasional
3 hari lalu

Teken Perjanjian Keamanan, PM Albanese Tawarkan Perwira TNI Tugas di Militer Australia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal