Beberapa pekan lalu, Rusia memetik kemenangan pertama dalam setengah tahun terakhir, tetapi kemajuan itu terbilang sedikit karena Moskow belum berhasil merebut satu pun wilayah berpenduduk banyak.
Selama berbulan-bulan, pertempuran telah difokuskan di sekitar Bakhmut di bagian timur Donetsk, kota berpenduduk sekitar 75.000 jiwa sebelum perang. Rusia masih berusaha mengepung kota itu.
Militer Moskow juga melancarkan serangan ke selatan di Vuhledar, benteng Ukraina di dataran tinggi pada persimpangan yang strategis antara garis depan timur dan selatan.
Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan, militer Rusia telah berusaha sejak awal Januari untuk melakukan serangan besar di beberapa bagian Donetsk yang masih dikuasai Ukraina. Tetapi hanya sedikit dari upaya Moskow itu yang mengalami kemajuan.
Ukraina mengatakan, Rusia kemungkinan sedang menumpuk senjata dan tentara cadangan untuk rencana serangan besar dalam beberapa pekan mendatang. Gubernur Luhansk memperkirakan serangan itu bisa terjadi sekitar 15 Februari.
Sejak pergantian tahun, negara-negara Barat telah menjanjikan ratusan tank dan kendaraan lapis baja kepada Ukraina untuk membantu Kiev memukul mundur pasukan Rusia dan merebut kembali wilayah yang diduduki Moskow. Namun, Ukraina belum akan menerima bantuan itu dalam beberapa bulan mendatang.