Wow, China Ciptakan 'Matahari Buatan' Sepanas 100 Juta Derajat Celcius

Nathania Riris Michico
China mengembangkan matahari buatan. (Foto: European Space Agency and NASA)

BEIJING, iNews.id - Para ilmuwan nuklir China berhasil mencapai titik penting dalam usaha global untuk menghasilkan energi dari proses fusi nuklir, proses yang biasanya terjadi dari matahari.

Tim ilmuwan dari Institut Fisika Plasma China mengumumkan pekan ini bahwa plasma dalam proyek penelitian bernama Experimental Advanced Superconducting Tokamak (EAST) — yang disebut 'matahari buatan' — mencapai 100 juta derajat Celcius, suhu yang diperlukan untuk mempertahankan fusi.

Sebagai perbandingan, suhu di sekitar matahari adalah sekitar 15 juta derajat Celcius, sehingga plasma di 'matahari buatan' China ini enam kali lebih panas dari matahari sebenarnya.

Reaktor EAST yang bisa menghasilkan energi 100 juta derajat Celcius tersebut tingginya 11 meter, dengan diameter delapan meter dan berat sekitar 360 ribu kilogram.

Tim peneliti China mengatakan, mereka berhasil mencapai suhu 100 juta derajat tersebut dengan menggunakan berbagai teknik baru dalam pemanasan dan pengaturan plasma, namun hanya bisa mempertahankan suhu tersebut selama 10 detik.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Nasional
17 jam lalu

Purbaya Sidak Perusahaan Baja China: Saya Buktikan Kita Tidak Bisa Disogok!

Internasional
3 hari lalu

Perusahaan China Tawarkan Wisata Luar Angkasa, Tiket Rp7,2 Miliar per Orang

Internasional
5 hari lalu

Latihan Perang Gabungan dengan Rusia-China, Iran Tunjukkan Otot kepada AS dan Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal