Ia dilantik menjadi seorang ratu di usianya yang masih menginjak 10 tahun. Namun karena masih anak-anak, sang ibu menggantikannya hingga Wilhelmina berusia 18 tahun.
Meskipun demikian, Ratu Wilhelmina tercatat memimpin negaranya dari tahun 1890 sampai tahun 1948. Masa kekuasaan Ratu Wilhelmina bahkan menjadi masa terlama sepanjang sejarah Kerajaan Belanda.
Selama memimpin Belanda, ia telah melalui banyak peristiwa penting, mulai dari perang dunia pertama, perang dunia kedua, krisis ekonomi, hingga jatuhnya Belanda sebagai penguasa kolonial.
Perihal kehidupan pribadinya, ia diketahui menikah dengan Pangeran Hendrik dari Mecklenburg-Schwerin pada 7 Februari 1901. Delapan tahun pasca menikah, keduanya dikaruniai satu orang anak perempuan bernama Juliana.
Kemudian, Ratu Wilhelmina meninggal dunia di Apeldoorn, Belanda, 28 November 1962. Sepeninggal dirinya, anak tunggalnya, Juliana naik takhta menjadi seorang ratu.