Wilhelmina, Ratu Belanda yang Tidak Rela dengan Kemerdekaan Indonesia

Inas Rifqia Lainufar
Wilhelmina, Ratu Belanda yang tidak rela dengan kemerdekaan Indonesia (Foto: Wikipedia)

Terlebih, Belanda merasa telah banyak melakukan pembangunan di negeri ini. Ungkapan ‘Indisch verloren, ramspoed geboren’ yang berarti ‘Hindia hilang, kesengsaraan datang’ bahkan begitu populer pada awal tahun 1940-an di kalangan orang-orang Belanda.

Kekhawatiran mereka akan merdekanya Indonesia akhirnya terjawab sudah pada 17 Agustus 1945.

Tragisnya, Belanda saat itu juga sedang mengalami keterpurukan ekonomi akibat Perang Dunia ke-2.

Ratu Wilhelmina yang tak rela melepaskan Indonesia pun melakukan berbagai cara. Ia bahkan mengirim pasukan untuk menduduki kembali Indonesia secara paksa.

Namun sebelum itu, Ratu Wilhelmina juga pernah melakukan upaya perundingan untuk mempertahankan tanah jajahannya. Kepada bangsa Indonesia, sang ratu menjanjikan Hindia dibentuk sebagai negara persemakmuran berbentuk federasi.

Editor : Komaruddin Bagja
Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal