WHO Turun Tangan Selidiki Kasus Obat Batuk Sirup Tewaskan 300 Anak di 3 Negara

Anton Suhartono
WHO ikut selidiki kasus kematian akibat obat batuk sirup pada anak (Foto: Reuters)

Sejauh ini WHO mengidentifikasi enam produsen obat di India dan Indonesia yang memproduksi obat batuk sirup tersebut.

“Ini merupakan prioritas tertinggi untuk memastikan tidak ada lagi kasus kematian anak dari sesuatu yang sangat bisa dicegah,” kata Juru Bicara WHO, Margaret Harris.

WHO juga memperluas penyelidikan terhadap potensi kontaminasi dietilen glikol dan etilen glikol dalam obat batuk sirup ke empat negara lain, yakni Kamboja, Filipina, Timor Leste, dan Senegal. 

Badan kesehatan dunia itu juga meminta negara lain serta industri farmasi global untuk segera melakukan pemeriksaan guna membasmi potensi menyebarnya obat-obatan di bawah standar serta memperketat aturan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Health
3 hari lalu

Waspada! Muka Pucat Jadi Gejala Awal Gagal Ginjal

Nasional
16 hari lalu

Eks Direktur WHO Minta Indonesia Serius Cegah Masuknya Virus Nipah dari India!

Health
27 hari lalu

Kaget! Indonesia Masuk 3 Besar Negara dengan Kasus Kusta Terbanyak di Dunia

Megapolitan
1 bulan lalu

Puspadaya: Memutus Rantai Kekerasan Anak di Ruang Digital Perlu Upaya Preventif dan Kuratif

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal