WHO: Perang Armenia dan Azerbaijan Picu Penyebaran Virus Corona

Anton Suhartono
Perang Armenia dan Azerbaijan memicu penybaran wabah virus corona (Foto: AFP)

JENEWA, iNews.id - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menilai pertempuran antara separatis Armenia dan Azerbaijan membuat virus corona semakin cepat menyebar di wilayah kedua pihak yang bersengketa.

Pertempuran kedua pihak selama lebih dari 2 pekan di Nagorno-Karabakh menewaskan hampir 600 orang. Gencatan senjata yang dimediasi Rusia pada Jumat pekan lalu hanya seumur jagung. Keesokan harinya pertempuran berlanjut.

"Seperti kami katakan berulang kali, Covid-19 tidak memandang perbatasan atau garis," kata Juru Bicara WHO, Tarik Jasarevic, dikutip dari AFP, Selasa (13/10/2020).

"Mobilisasi pasukan untuk konflik, perpindahan penduduk karena ini semua, membuat virus semakin bisa bertahan," ujarnya, menjelaskan.

Dia melanjutkan, WHO terus mendukung upaya untuk merespons potensi penyebaran virus di negara-negara tersebut serta memperluas operasi terkait pemenuhan kebutuhan kesehatan.

Pertempuran berdampak pada sistem perawatan kesehatan. Selain itu kedua pihak mengalami lonjakan kasus Covid-19.

Kasus infeksi di Aremnia meningkat dua kali lipat selama 14 hari terakhir, sementara kasus baru Azerbaijan meningkat sekitar 80 persen selama sepakan terakhir.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

WHO Minta Negara-Negara Rawat Pasien Hantavirus Laporkan Perkembangan

Internasional
3 hari lalu

Pasien Hantavirus Pasrah, Belum ada Obat dan Vaksin

Internasional
4 hari lalu

WHO: Pasien Hantavirus Diisolasi 42 Hari, Dipantau Ketat!

Internasional
4 hari lalu

Teror Hantavirus! 11 Penumpang dan Kru Kapal Pesiar MV Hondius Terinfeksi, 3 Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal