“Sejauh ini, 11 kasus telah dilaporkan, termasuk 3 korban meninggal. Kesebelas kasus tersebut terjadi di antara penumpang atau kru kapal,” ujar Tedros.
Selain itu, dua kasus lainnya masih menjalani pemeriksaan laboratorium dan diduga kuat juga terpapar varian Andes.
Kapal pesiar asal Belanda tersebut mengakhiri pelayaran di Tenerife, Spanyol, pada akhir pekan lalu. Setelah itu, para penumpang dan kru dipulangkan oleh pemerintah negara masing-masing.