WHO: Laju Kematian akibat Covid-19 Melambat di Banyak Wilayah, kecuali Asia Tenggara

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi kematian akibat wabah Covid-19. (Foto: iNews/Dok.)

JENEWA, iNews.id – Pandemi virus corona sampai hari ini masih berkecamuk di seluruh dunia. Akan tetapi, data terbaru Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan laju virus itu menurun di sebagian besar wilayah dunia.

Perlambatan terbesar wabah itu terutama terlihat di Amerika Serikat—negara yang terdampak paling parah oleh Covid-19.

Lebih dari 1,7 juta kasus infeksi Covid-19 dan sekitar 39.000 kematian baru tercatat pekan lalu, ungkap WHO dalam laporan situasi yang diterbitkan Senin (24/8/2020) malam waktu Jenewa, Swiss.

Lonjakan kasus secara global dalam tujuh hari, yakni dari 17-23 Agustus lalu, memperlihatkan penurunan lima persen. Sementara, jumlah kasus kematian baru dalam periode yang sama juga menunjukkan penurunan 12 persen, dibandingkan dengan seminggu sebelumnya.

Meskipun terjadi perlambatan, jumlah kasus-kasus baru yang muncul beberapa pekan ini telah membuat total kasus infeksi di seluruh dunia menjadi lebih dari 23 juta kasus, sejak dimulainya pandemi Covid-19, beberapa bulan lalu. Sementara, ada lebih dari 800.000 kematian akibat wabah virus corona sejauh ini.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

1.300 Orang Meninggal Dunia Imbas Gelombang Panas di Eropa, Prancis Terpanggang!

57 tahun lalu

Prancis Terpanggang! Korban Tewas Gelombang Panas Tembus 1.000 Orang, 85% Lansia

57 tahun lalu

1.000 Orang Lebih Terinfeksi Ebola dalam Sebulan, Ratusan Pasien Meninggal Dunia

57 tahun lalu

Dharma Pongrekun Minta MK Tinjau Ulang UU Kesehatan, Kedaulatan Bangsa Jadi Alasannya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal