WHO: Kematian di Gaza akibat Kelaparan Mencapai Puncaknya

Anton Suhartono
WHO menyebut krisis kelaparan di Gaza mencapai titik paling mematikan pada Juli 2025 dengan lonjakan kematian yang mencengangkan (Foto: AP)

Dia juga menyoroti kondisi ibu hamil dan menyusui, lebih dari 20 persen dari mereka yang diperiksa menderita malnutrisi parah akibat kelangkaan pangan dan layanan kesehatan.

“Krisis kelaparan ini memburuk karena penghentian total pasokan bantuan dan pembatasan akses,” ujar Tedros.

133 Warga Gaza Meninggal akibat Kelaparan

Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza sebelumnya melaporkan 133 warga Gaza telah meninggal akibat kelaparan sejak Oktober 2023. Dari jumlah tersebut, 87 merupakan anak-anak. Korban terus bertambah tiap pekan seiring terus berlanjutnya blokade.

Blokade Israel atas Gaza telah berlangsung selama 18 tahun, namun sejak Maret 2025, Israel menutup seluruh penyeberangan dan memblokir semua bantuan kemanusiaan, termasuk makanan, obat-obatan, dan air bersih.

Krisis kemanusiaan yang terjadi di Gaza kini memasuki fase paling gelap. Ribuan anak menghadapi kelaparan, rumah sakit penuh sesak dengan korban malnutrisi, dan bantuan kemanusiaan dilarang masuk. 

WHO memperingatkan tanpa tindakan cepat dan terkoordinasi untuk membuka jalur bantuan, jumlah kematian akan terus meningkat secara drastis.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran: Israel Ingin Sabotase Perjanjian Damai Iran-AS

57 tahun lalu

Diam-Diam Pemerintahan Trump Kontak Oposisi Israel, Ingin Singkirkan Netanyahu?

57 tahun lalu

Mengejutkan! 92% Warga Israel Yakin Negaranya Kalah Perang Lawan Iran

57 tahun lalu

Perjanjian Damai dengan Iran Terancam Batal gegara Israel, Begini Tanggapan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal