WHO: 26 Juta Orang Terkena Dampak Gempa Dahsyat di Turki dan Suriah

Ahmad Islamy Jamil
Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus. (Foto: Reuters)

Badan PBB itu menyatakan, ada kebutuhan mendesak untuk perawatan trauma segera, perawatan rehabilitasi pascatrauma, obat-obatan esensial, pencegahan dan pengendalian untuk mencegah wabah penyakit, serta akses ke dukungan kesehatan mental.

“Tujuan WHO adalah untuk menyelamatkan nyawa segera setelah bencana, untuk meminimalkan konsekuensi kesehatan hilirnya, termasuk kesehatan mental, dan dengan cepat memulihkan layanan kesehatan esensial di semua populasi yang terkena dampak gempa,” ungkap WHO dalam pernyataannya, akhir pekan ini.

Badan internasional itu menyatakan, pihaknya telah menerbangkan 37 ton pasokan untuk keperluan operasi darurat dan penyembuhan trauma ke Turki pada Kamis (9/2/2/2023) lalu. Sementara 35 ton persediaan yang sama juga telah tiba di Suriah pada Jumat (10/2/2023).

“Perbekalan penyelamat jiwa ini akan digunakan untuk merawat dan merawat 100.000 orang serta untuk 120.000 intervensi bedah mendesak di kedua negara,” kata WHO.

Pengiriman pasokan ketiga, yang membawa muatan serupa, dijadwalkan tiba di Suriah pada Senin (13/2/2023) besok.

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, tiba di Aleppo, Suriah pada Sabtu (11/2/2023) kemarin. Dia mengaku sangat sedih melihat kondisi yang dihadapi para penyintas gempa bumi di sana. Mereka harus menghadapi ancaman maut di tengah cuaca dingin yang membekukan, ditambah lagi akses yang sangat terbatas ke tempat berlindung, makanan, air, alat penghangat, dan perawatan medis.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dharma Pongrekun Minta MK Tinjau Ulang UU Kesehatan, Kedaulatan Bangsa Jadi Alasannya!

57 tahun lalu

Prabowo Terima Kunjungan Menlu Turki di Hambalang, Ini yang Dibahas 

57 tahun lalu

Hari Tanpa Tembakau Sedunia 31 Mei 2026, Ahli Tegaskan Rokok Sumber Penyakit!

57 tahun lalu

Perokok Berisiko 2 Kali Lipat Kena TBC, Ini Penyebab yang Jarang Disadari!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal