Waspada Penipuan Modus Salah Telepon, 4 Pelaku di AS Rugikan Korban hingga Rp1,2 Triliun

Muhammad Fida Ul Haq
Penipuan modus salah telepon meningkat di Amerika Serikat (Foto: AFP)

Mereka akan berbagi tangkapan layar rekening bank mereka dengan saldo tinggi dan akhirnya mendesak korban untuk berinvestasi.

Korban akan dikirim tautan untuk mengunduh aplikasi seluler, atau mereka akan diarahkan ke situs web untuk membuka rekening. Akun tersebut, yang akan dikendalikan oleh penipu, memerlukan mereka untuk mengunggah identifikasi mereka.

Korban biasanya memulai dengan jumlah uang kecil dan langsung mendapatkan keuntungan instan. Hasil investasi juga menggiurkan lebih dari 20 persen.

Setelah percaya, korban biasanya menyetor uang lebih banyak. Namun, tiba-tiba uang tersebut tidak bisa ditarik lagi. Korban tak berdaya karena dituding menjadi pelaku pencucian uang dan investigasi ilegal.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone, Paksa Kapal Perang AS Mundur dari Teluk Oman

57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Trump Jagokan Wapres JD Vance-Menlu Rubio Maju Pilpres AS 2028: Mereka Tak Terkalahkan!

57 tahun lalu

DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal