Warganet China Kecam Iklan Makan Burger dengan Sumpit di Selandia Baru

Nathania Riris Michico
Iklan Burger King Selandia Baru yang menunjukkan seseorang yang berusaha makan burger menggunakan sumpit. (Foto: twitter)

Burger King menyatakan sudah meminta waralaba itu untuk menarik iklan tersebut segera, dan pada Selasa (9/4) sore, iklan ini tidak ada lagi berada di akun Instagram.

"Iklan tersebut tidak sensitif dan tidak mewakili nilai produk kami berkenaan dengan keragaman dan rasa memiliki," demikian pernyatana Burger King, seperti dikutip ABC News.

Para warganet di China mendesak Burger King untuk meminta maaf dengan mengatakan perusahaan internasional ini mengejek budaya dan cara makan orang Asia.

Hingga Selasa sore, tagar "Burger King apology" dilihat lebih dari 50 juta kali di platform mirip Twitter di China, Sina Weibo.

Namun ada juga pengguna media sosial yang membela Burger King yang memiliki sekitar 1000 restoran di China.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menkeu Purbaya bakal Kunjungi China Pekan Depan, Bahas Apa?

57 tahun lalu

China akan Bangun Pusat Padi di Papua, Tingkatkan Produksi Beras

57 tahun lalu

Surplus Produksi, Ceker Ayam RI Siap Diekspor ke China

57 tahun lalu

China Lirik Proyek Penyimpanan Listrik PLTS 100 GW Milik RI 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal