Warga Timur Tengah Boikot Prancis terkait Pernyataan Macron soal Kartun Nabi Muhammad

Anton Suhartono
Warga Timur Tengah memboikot produk Prancis terkait pernyataan Presiden Emmanuel Macron soal kartun Nabi Muhammad SAW (Foto: AFP)

Partai oposisi Yordania, Front Aksi Islam Yordania, mendesak Presiden Macron meminta maaf atas pernyataannya itu dan mendesak warga untuk memboikot produk Prancis.

Banyak warga Yordania mengubah profil Facebook dengan menambahkan pesan "Hormatilah Muhammad, Nabi Allah".

Sekjen Dewan Kerja Sama Teluk Nayef Falah Mubarak Al Hajraf menegaskan pernyataan Macron tidak bertanggung jawab. Dia menegaskan pernyataan itu hanya menyebarkan budaya kebencian.

Pada hari yang sama, Universitas Qatar mengumumkan Pekan Budaya Prancis akan ditunda tanpa batas waktu yang belum ditentukan.

Di Doha, Qatar, para pekerja jaringan supermarket Al Meera mengumpulkan selai St Dalfour dan ragi Saf-Instant buatan Prancis.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Raisa dan Chef Prancis Mathis Molinie Liburan Bareng di Jepang? Ini Faktanya!

57 tahun lalu

Iran Desak Militer Negara Barat Angkat Kaki dari Timur Tengah: Biang Masalah!

57 tahun lalu

Prancis Terpanggang! Korban Tewas Gelombang Panas Tembus 1.000 Orang, 85% Lansia

57 tahun lalu

Pesawat Pengangkut Penerjun Payung Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal