Wapres AS Mike Pence Janji Jaga Kesakralan Pelantikan Joe Biden

Djairan
Wakil Presiden AS, Mike Pence. (Foto: AFP)

Pence, yang telah lama menjadi orang terdekat Presiden Donald Trump yang paling setia, sempat berselisih dengan Trump karena menolak perintahnya untuk menentang penetapan Kongres AS yang mengesahkan kemenangan Biden di Pilpres AS 2020. Setelah serangan di Gedung DPR AS, beberapa pendukung Trump mengecam bahkan mengancam membunuh Pence karena dianggap pengkhianat.

Sementara Trump, pada Rabu lalu menjadi presiden pertama dalam sejarah AS yang menghadapi dua kali pemakzulan oleh DPR AS. Tak hanya menghadapi tuntutan dari para politisi Partai Demokrat, 10 rekannya dari Partai Republik di DPR juga ikut mendukung upaya pemakzulan Trump. Mereka menuduhnya menghasut pemberontakan dalam serangan pekan lalu.

Kendati demikian, Trump dan Pence berusaha untuk memulihkan keretakan mereka selama pertemuan di ruang kerja Oval Office di Gedung Putih, Senin kemarin. Para pejabat di istana keperesidenan AS itu mengatakan, mereka sangat kecewa dengan cara Trump memperlakukan Pence akhir-akhir ini.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS dan Iran Kembali Saling Serang, Gencatan Senjata di Ujung Tanduk

57 tahun lalu

Donald Trump Buka Peluang Bertemu Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Trump Jagokan Wapres JD Vance-Menlu Rubio Maju Pilpres AS 2028: Mereka Tak Terkalahkan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal