Wali Kota New York Desak Semua Warganya Gunakan Penutup Wajah, Bukan Masker

Anton Suhartono
Bill de Blasio (Foto: AFP)

New York merupakan pusat wabah Covid-19 di AS. Laporan terbaru menyebutkan, kasus infeksi di negara bagian itu hampir menyentuh 50.000, sebanyak 1.562 di antaranya meninggal.

Sementara itu penderita Covid-19 di AS mencapai lebih dari 243.000, dengan kasus kematian lebih dari 5.900 orang.

Sebelumnya dalam konferensi pers di Gedung Putih Presiden Donald Trump juga menyarankan penggunaan penutup wajah meski tidak mengharuskan. Menurut dia, apa saja yang bisa digunakan menutup bisa dimanfaatkan.

"Misalnya masker, jika orang ingin menggunakannya silakan. Jika ada orang ingin menggunakan syal, mereka bisa. Dalam banyak kasus, syal lebih baik, lebih tebal, bergantung pada bahannya," ujarnya.

Namun koordinator respons gugus tugas virus corona Gedung Putih Deborah Birx mengingatkan, menjaga jarak sosial dan mencuci tangan lebih penting dari menggunakan masker atau penutup wajah.

"Kami tidak ingin orang merasa rasa aman dari perlindungan buatan, itu adiktif," katanya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kembali Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.708 per Dolar AS

57 tahun lalu

FIFA Bayar Penuh Omar Artan, Wasit Piala Dunia 2026 asal Somalia yang Diusir dari AS

57 tahun lalu

Kesepakatan Damai AS-Iran Akan Disahkan dalam Resolusi Dewan Keamanan PBB

57 tahun lalu

AS-Iran Setujui Naskah Kesepakatan Damai, MoU Diteken 19 Juni

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal