Wali Kota di Bolivia Ditangkap Polisi karena Izinkan Festival Keagamaan saat Lockdown

Anton Suhartono
Wali kota di Bolivia ditangkap polisi karena mengizinkan acara festival keagamaan meskipun dalam kondisi lockdown (Foto: AFP)

Hampir 2 pekan setelah acara berlangsung, seorang fotografer yang mengabadikan festival meninggal akibat terinfeksi virus corona.

Tak pelak kasus kematian itu menimbulkan kekhawatiran di warga. Sejauh ini enam warga Patacamaya yang menghadiri festival juga dinyatakan positif virus corona.

Jaksa penuntut mengatakan, pada 12 Maret itu polisi sudah mengirim surat kepada Choque untuk membatalkan festival sejalan dengan pemberlakuan lockdown yang telah diterapkan Pemerintah Bolivia. Namun, permintaan itu tidak digubris.

Sejauh ini Bolivia telah mengonfirmasi 194 kasus virus corona, 14 di antaranya meninggal.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

57 tahun lalu

Didemo Warga, Presiden Bolivia Potong Gajinya dan Para Menteri 50%

57 tahun lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal