Waduh, Pejabat Uni Eropa Jadi Sasaran Mata-Mata Perangkat Buatan Israel

Anton Suhartono
Beberapa pejabat Uni Eropa menjadi target pengintaian menggunakan perangkat lunak buatan perusahaan spyware Israel (Foto: Reuters)

Sementara itu para peneliti keamanan siber mengatakan, pengguna iPhone menjadi target pengintaian antara Februari dan September 2021 menggunakan ForcedEntry, perangkat lunak canggih yang digunakan perusahaan siber Israel NSO Group untuk membantu intelijen asing mengawasi targetnya dari jarak jauh serta mengendalikan iPhone tanpa diketahui.

Vendor spyware Israel lebih kecil, QuaDream, juga menjual alat yang hampir sama kepada klien pemerintahan asing.

NSO menyatakan tidak bertanggung jawab atas upaya peretasan tersebut. Mereka juga membantah alat yang digunakan buatan mereka. Perusahaan juga mendukung penyelidikan soal aktivitas mata-mata dan menyerukan dibuatnya aturan global di industri spyware.

Perusahaan tersebut menghadapi sejumlah tuntutan hukum dan baru-baru ini masuk daftar hitam oleh Amerika Serikat atas tuduhan pelanggaran hak asasi manusia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
7 jam lalu

Skandal Jeffrey Epstein Guncang Israel, Ungkap Konflik Netanyahu dan Mantan PM Ehud Barak

Internasional
2 hari lalu

Libatkan Ribuan Tenaga Medis, Global Sumud Flotilla Akan Bergerak ke Gaza dari Laut dan Darat

Internasional
2 hari lalu

Nah, Netanyahu Mulai Waswas dengan Kemajuan Militer Mesir

Internasional
2 hari lalu

Mantan Menhan Israel Sebut Pemerintahan Netanyahu Tak Bisa Pengaruhi Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal