Wabah Campak di Dunia Meningkat, PBB Ingatkan Tetap Waspada

Nathania Riris Michico
Peringatan wabah campak di sebuah klinik di Vancouver, Washington. (Foto: AP)

"Campak mungkin penyakitnya, tetapi seringkali infeksi yang sebenarnya adalah informasi yang salah, ketidakpercayaan dan kepuasan diri."

Di Yaman yang dilanda perang, di mana layanan kesehatan banyak yang runtuh, UNICEF dan Organisasi Kesehatan Dunia bergabung dengan pemerintah setempat bulan lalu dalam kampanye untuk memvaksinasi 13 anak berusia enam bulan hingga 15 tahun untuk campak dan rubella.

Para pejabat PBB memperkirakan bahwa 92 persen dari anak-anak yang menjadi target harus diberi suntikan dalam waktu satu pekan, yang berakhir pada 14 Februari.

Yaman juga masuk dalam daftar "10 besar" UNICEF yang menunjukkan peningkatan terbesar tahun lalu dalam kasus campak dengan kenaikan 316 persen, dari 2.101 kasus pada 2017 menjadi 8.742 kasus pada 2018.

Negara-negara lain yang memiliki lonjakan besar kasus campak tahun lalu dibandingkan dengan 2017 adalah Venezuela (4.916 lebih banyak kasus, naik 676 persen), Serbia (4.355 lebih banyak kasus, naik 620 persen), Madagaskar (4.307 lebih banyak kasus, naik 5.127 persen), Sudan (3.496 lebih banyak kasus, naik 526 persen), dan Thailand (2.758 lebih banyak kasus, naik 136 persen).

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
10 hari lalu

Virus Nipah Menyerang Negara Tetangga Indonesia, Wajib Waspada!

Health
4 bulan lalu

Pertama Kali di Islandia Ada Nyamuk, Ahli: Perubahan Iklim Nyata!

Seleb
4 bulan lalu

Viral Permintaan Maaf Siwon usai Posting Video Diklaim Islamofobia di Instagram

Health
5 bulan lalu

Penyebab Campak Bisa Mematikan, Dokter: Tidak Vaksin MR

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal