NEW YORK, iNews.id - Duta Besar (Dubes) Palestina untuk PBB Riyad Mansour menegaskan pemerintahannya akan membalas keputusan Amerika Serikat (AS) menolak memberikan visa kepada para pejabat Pemerintah Otoritas Palestina (PA) dan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) yang akan menghadiri Sidang Majelis Umum PBB bulan depan.
Menurut Mansour, Presiden Palestina Mahmoud Abbas, berdasarkan rencana awal, akan menghadiri Sidang Umum PBB, termasuk pertemuan khusus membahas hak-hak Palestina yang digelar pada 22 September. Namun dia belum bisa memastikan apakah Abbas tetap akan hadir atau tidak setelah keputusan AS tersebut.
Departemen Luar Negeri AS tidak merilis siapa-siapa pejabat yang ditolak maupun dicabut visanya.
"Kami akan melihat secara pasti apa arti dan bagaimana penerapannya bagi delegasi kami, dan kami akan membalas sebagaimana mestinya," ujar Mansour, seperti dikutip dari Al Jazeera Sabtu (30/8/2025).
Istana Kepresidenan Otoritas Palestina, seperti dilaporkan kantor berita Wafa, mengungkapkan penyesalan dan keterkejutan mendalam atas keputusan AS tersebut.