Virus Korona di Iran, Wakil Presiden Terinfeksi dan Salat Jumat Ditiadakan

Anton Suhartono
Massoumeh Ebtekar (Foto: AFP)

TEHERAN, iNews.id - Jumlah kasus virus korona serta korban meninggal di Iran terus bertambah. Hingga Jumat (28/2/2020), sebanyak 245 orang positif terinfeksi dan 26 orang meninggal.

Dari jumlah korban meninggal akibat Covid-19, Iran merupakan negara terbesar kedua setelah China.

Sementara itu di antara korban terinfeksi merupakan para pejabat pemerintahan. Jika sebelumnya wakil menteri kesehatan Iraj Harirchi, kini wakil presiden urusan perempuan, Massoumeh Ebtekar, yang dinyatakan positif virus korona.

Perempuan mantan juru bicara mahasiswa saat penyanderaan 52 warga Amerika Serikat di kedubes AS Teheran pada 1979 itu kini menjalani karantina mandiri di rumah.

Selain itu, ketua komisi keamanan nasional dan urusan luar negeri parlemen, Mojtaba Zolnour, juga dilaporkan terinfeksi. Hal ini diketahui dari video yang dirilis kantor berita Fars. Dalam tayangan, Zalnour mengatakan dia menjalani karantina mandiri di rumah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Donald Trump Buka Peluang Bertemu Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Iran Balas Serangan Amerika Pakai Rudal Angkatan Laut dan Drone Masif

57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal