“Saya ada pertemuan bisnis di puncak gunung (Gunung Kinabalu),” kata Sada, menjawab dengan senyum.
Dalam video lain, Sada terlihat berjalan ke puncak serta berpose di penanda puncak tertinggi Kinabalu.
Sada diketahui melanjutkan bisnis jahitan keluarganya di Jepang. Pendakiannya itu sekaligus juga menguji hasil jahitan, yakni kualitas dan daya tahan. Sampai puncak, setelan jas yang dikenakan Sada memang tak rusak.
Dalam postingan di Facebook, Sada memuji hasil jahitan perusahaan keluarganya yang tahan menghadapi segala medan serta cuaca. Dia juga menulis pengalamannya menikmati pemandangan dari puncak.
“Setelan Sada bisa digunakan untuk mendaki Gunung Kinabalu. Kami mendaki pada ketinggian 2.300 m, berbeda dalam kelembapan tropis dan hujan, tapi setelan Sada sudah cukup untuk menghadiri pertemuan bisnis!”
“Selain itu, saya bisa tinggal di gubuk di tengah cahaya bintang, mendaki tanjakan curam, serta menikmati cahaya di puncak gunung,” katanya, dalam posting-an.