Kepala Kepolisian Luzon Tengah Valeriano De Leon, dalam pernyataan melalui video yang diunggah di akun Facebook Kantor Kepolisian Wilayah 3, mengecam Jonel karena mencemarkan nama baik kepolisian nasional.
"Anda menyeret seluruh organisasi," kata De Leon, dikutip dari Philippine Daily Inquirer.
Jonel menembak mati tetangganya, Sonya Gregorio, dan putranya Anthony pada Minggu (20/12/2020), setelah terlibat cekcok. Pertikaian itu dipicu ulah Anthony yang bermain meriam pipa PVC sehingga menyebabkan kebisingan. Namun pertikaian kedua tetangga melebar ke konflik sengketa tanah.
Sepanjang percekcokan, Sonya terus memeluk Anthony erat-erat untuk melindunginya agar tidak dibawa Jonel. Beberapa detik sebelum penembakan, putri Jonel yang masih kecil mendekati Sonya untuk memintanya melepaskan Anthony. Bahkan anak itu memukuli tangan Sonya agar mau melepaskan Anthony.
Namun Sonya tak mau melepaskan putranya, membuat anak perempuan tersebut semakin kesal. Dia lalu mengatakan bahwa ayahnya seorang polisi.