Viral Polisi Tembak Mati Perempuan dan Anaknya dari Jarak Dekat, Bocah yang Rekam Kejadian Dilindungi

Anton Suhartono
Dua bocah yang merekam aksi polisi menembak mati tetangga perempuan dan putranya dari jarak dekat mendapat perlindungan setelah bersedia bersaksi (Foto: Reuters)

Kepala Kepolisian Luzon Tengah Valeriano De Leon, dalam pernyataan melalui video yang diunggah di akun Facebook Kantor Kepolisian Wilayah 3, mengecam Jonel karena mencemarkan nama baik kepolisian nasional.

"Anda menyeret seluruh organisasi," kata De Leon, dikutip dari Philippine Daily Inquirer.

Jonel menembak mati tetangganya, Sonya Gregorio, dan putranya Anthony pada Minggu (20/12/2020), setelah terlibat cekcok. Pertikaian itu dipicu ulah Anthony yang bermain meriam pipa PVC sehingga menyebabkan kebisingan. Namun pertikaian kedua tetangga melebar ke konflik sengketa tanah.

Sepanjang percekcokan, Sonya terus memeluk Anthony erat-erat untuk melindunginya agar tidak dibawa Jonel. Beberapa detik sebelum penembakan, putri Jonel yang masih kecil mendekati Sonya untuk memintanya melepaskan Anthony. Bahkan anak itu memukuli tangan Sonya agar mau melepaskan Anthony.

Namun Sonya tak mau melepaskan putranya, membuat anak perempuan tersebut semakin kesal. Dia lalu mengatakan bahwa ayahnya seorang polisi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sarwendah Tidak Minta Maaf ke Ruben Onsu usai Berkata Kasar, Akun Nikita Mirzani Murka!

57 tahun lalu

Sarwendah Akui Ngomong Kasar di Medsos, Minta Fans Tetap Setia Mendukungnya

57 tahun lalu

Selamat! Hassan Alaydrus dan Audrey Jesslyn Resmi Menikah di KUA Tebet

57 tahun lalu

Usai Video Viral, Sarwendah Janji Tak Ngomong Kasar di Medsos

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal