Viral Dubes Palestina Debat dengan Penyiar TV gegara Dipaksa Kecam Hamas

Anton Suhartono
Husam Zomlot (kanan) berdebat dengan presenter BBC terkait perang Hamas dan Israel (Foto: BBC)

Zomlot kemudian menuduh media tersebut serta media Barat lainnya berat sebelah dalam pemberitaan soal Palestina.

"Media arus utama selama 75 tahun. Anda mengundang kami ke sini setiap kali ada orang Israel yang terbunuh. Apakah Anda mengundang saya saat banyak warga Palestina di Tepi Barat (dibunuh), lebih dari 200 orang dalam beberapa bulan terakhir? Apakah Anda mengundang saya ketika ada provokasi Israel di Yerusalem dan di tempat lain?” katanya.

Zumlot melanjutkan, apa yang diderita Israel saat ini sudah dialami warga Palestina sejak 50 tahun silam, sejak Israel menjajah wilayahnya.

“Apa yang orang Israel saksikan (serangan Hamas baru-baru ini), dalam 48 jam terakhir, yang kita mulai dengan mengatakan tragis, sudah disaksikan warga Palestina setiap hari selama 50 tahun terakhir," ujarnya.

Zumlot mencontohkan Jalur Gaza yang menjadi penjara terbesar di dunia akibat blokade Israel sejak 2007.

Ini bukan perseturuan pertama Zumlot dengan BBC. Pada April lalu, pria yang menjadi dubes di Inggris sejak 2018 itu sempat mengancam akan memboikot lembaga penyiaran tersebut. Saat itu Zumlot menyebut kebijakan editorial BBC tidak etis. 

BBC saat itu menyebut Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur sebagai situs suci yang diperebutkan, padahal milik umat Islam. Setelah dibanjiri kecaman, BBC akhirnya mengubah judul pemberitaan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sempat Disorot Dino Patti Djalal, Menlu Sugiono Sebut 17 Dubes Asing Serahkan Surat Kepercayaan Pekan Ini

57 tahun lalu

Slovenia Larang Pesawat Israel Mendarat di Bandaranya, Kenapa?  

57 tahun lalu

Tekor! Bandara Israel Dikuasai Pesawat Militer AS akibat Perang, Kehilangan 18 Juta Penumpang

57 tahun lalu

Menlu Sebut Prabowo bakal Terima Surat Kepercayaan 17 Dubes Negara Sahabat Pekan Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal