Usai Gencatan Senjata, Kehidupan di Gaza dan Israel Kembali Normal

Ahmad Islamy Jamil
Seorang ayah di Gaza, Palestina, menggendong putrinya saat kembali ke rumah mereka yang hancur akibat serangan Israel beberapa waktu lalu, Minggu (14/5/2023). (Foto: Reuters)

“Kami memberikan pukulan serius terhadap Jihad Islam (tetapi) kami belum menyelesaikan masalah Gaza. Ini adalah masalah yang membutuhkan solusi yang jauh lebih dramatis,” kata Smotrich kepada radio Kan.

Di Gaza, warga memunguti puing-puing bangunan yang hancur akibat serangan Israel. Serangan zionis baru-baru ini tidak hanya menghancurkan pusat komando Jihad Islam dan infrastruktur militer lainnya, tetapi juga merusak atau menghancurkan puluhan rumah penduduk.

“Ini kamar saya, ada mainan yang biasa saya mainkan dan buku-buku yang biasa saya pelajari. Kini tidak ada yang tersisa,” kata seorang bocah Palestina, Ritaj Abu Abeid (12), saat berdiri di dalam kamar tidurnya yang hancur.

Sementara Maddah al-Amoudi (40), salah satu dari sekitar 3.000 nelayan Gaza tak bisa melaut akibat diblokir Israel, menyambut baik kembalinya kehidupan rakyat yang normal.

"Kami tidak punya pilihan (untuk mencari nafkah) selain laut. Jika ada pekerjaan di laut, kami bisa mendapatkan uang dan makanan untuk anak-anak kami. Dan jika tidak ada laut, kami tidak dapat apa-apa,” tuturnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran: Israel Ingin Sabotase Perjanjian Damai Iran-AS

57 tahun lalu

Diam-Diam Pemerintahan Trump Kontak Oposisi Israel, Ingin Singkirkan Netanyahu?

57 tahun lalu

Mengejutkan! 92% Warga Israel Yakin Negaranya Kalah Perang Lawan Iran

57 tahun lalu

Perjanjian Damai dengan Iran Terancam Batal gegara Israel, Begini Tanggapan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal