"Pasar domestik belum mewakili keseluruhan peluang. Peluang baru benar-benar terbentuk di Dubai, seperti dimiliki banyak perusahaan, untuk mengincar wilayah lebih luas," kata Barak, dikutip dari Reuters.
Menjelang penandatanganan FTA, kementerian perekonomian Israel menyatakan kesepakatan itu akan menghapus tarif di sektor pangan, pertanian, kosmetik, peralatan medis, dan obat-obatan.
"Bersama-sama kita akan menghapus hambatan dan mempromosikan perdagangan yang komprehensif serta teknologi baru, yang akan membentuk dasar yang kokoh untuk jalan kita bersama," kata Menteri Ekonomi dan Industri Israel, Orna Barbivai, kemarin.
Ironisnya, perjanjian FTA diteken di tengah meningkatnya kekerasan Israel-Palestina.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) UEA mengutuk penyerbuan kompleks Masjid Al Aqsa oleh pemukim Yahudi yang dilindungi pasukan Israel. Kemlu juga mendesak otoritas Israel untuk bertanggung jawab mengurangi eskalasi dan mengakhiri semua serangan dan praktik yang mengarah pada berlanjutnya ketegangan.
"... Sambil menggarisbawahi perlunya menahan diri semaksimal mungkin guna menghindari ketidakstabilan lebih lanjut," bunyi pernyataan.