Uni Emirat Arab Ancam Turunkan Hubungan dengan Israel, Perjanjian Abraham di Ujung Tanduk

Anton Suhartono
Hubungan diplomatik Uni Emirat Arab dan Israel berada di titik kritis setelah pemerintahan Benjamin Netanyahu bersikeras mencaplok Tepi Barat (Foto: AP)

Ancaman bagi Perjanjian Abraham

UEA adalah salah satu dari sedikit negara Arab yang menormalisasi hubungan dengan Israel melalui Perjanjian Abraham 2020 yang diprakarsai Donald Trump. Kesepakatan itu membuka pintu perdagangan, investasi, hingga kerja sama pertahanan antara kedua negara.

Namun perang Gaza dan kebijakan agresif pemerintahan sayap kanan Netanyahu membuat hubungan yang semula berkembang pesat kini meredup. Bahkan, lima tahun setelah perjanjian ditandatangani, Netanyahu belum sekalipun berkunjung ke Abu Dhabi.

Kabinet Netanyahu baru-baru ini menyetujui rencana pencaplokan Tepi Barat, wilayah yang diduduki Israel bersama Yerusalem Timur sejak perang 1967. Komunitas internasional, termasuk PBB, menentang keras langkah tersebut karena dianggap ilegal dan mengancam peluang solusi dua negara.

Jika UEA benar-benar menurunkan status hubungan diplomatik, itu akan menjadi pukulan telak bagi Perjanjian Abraham sekaligus sinyal memburuknya posisi Israel di kawasan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kendaraan Taktis Pasukan Perdamaian Internasional Tiba di Gaza, Personel Menyusul

57 tahun lalu

Israel Incar Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei, Siap Perang Lagi 

57 tahun lalu

Tegas! Iran Tak Akan Biarkan Lebanon Jadi Bulan-bulanan Israel

57 tahun lalu

Viral Ari Lasso dan Dearly Djoshua Ingin Nikah di Israel, Tahun Ini?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal