Ancaman bagi Perjanjian Abraham
UEA adalah salah satu dari sedikit negara Arab yang menormalisasi hubungan dengan Israel melalui Perjanjian Abraham 2020 yang diprakarsai Donald Trump. Kesepakatan itu membuka pintu perdagangan, investasi, hingga kerja sama pertahanan antara kedua negara.
Namun perang Gaza dan kebijakan agresif pemerintahan sayap kanan Netanyahu membuat hubungan yang semula berkembang pesat kini meredup. Bahkan, lima tahun setelah perjanjian ditandatangani, Netanyahu belum sekalipun berkunjung ke Abu Dhabi.
Kabinet Netanyahu baru-baru ini menyetujui rencana pencaplokan Tepi Barat, wilayah yang diduduki Israel bersama Yerusalem Timur sejak perang 1967. Komunitas internasional, termasuk PBB, menentang keras langkah tersebut karena dianggap ilegal dan mengancam peluang solusi dua negara.
Jika UEA benar-benar menurunkan status hubungan diplomatik, itu akan menjadi pukulan telak bagi Perjanjian Abraham sekaligus sinyal memburuknya posisi Israel di kawasan.