Ukraina Tuduh Rusia Serang PLTN Chernobyl, Begini Jawaban Keras Moskow

Anton Suhartono
Ukraina menuduh Rusia menyerang fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Chernobyl, Jumat (14/2) (Foto: AP)

MOSKOW, iNews.id - Ukraina menuduh Rusia menyerang fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Chernobyl, Jumat (14/2/2025). Tidak ada kebocoran radiasi yang dilaporkan.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan, serangan drone Rusia menyebabkan kerusakan parah pada tempat perlindungan radiasi di PLTN tersebut. Meski demikian tingkat radiasi tetap normal. Pernyataan itu disampaikan Zelensky saat mengikuti Konferensi Keamanan Munich, Jerman.

Rusia merespons bahwa tuduhan Zelensky merupakan provokasi yang dibuat oleh Kiev dengan tujuan memeras negara-negara Barat agar memberikan lebih banyak bantuan. Zalensky menggunakan momen pertemuan internasional itu untuk menarik simpati.

Maria Zakharova, juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia, menuduh Zelensky sengaja mengatur serangan drone tersebut bertepatan dengan konferensi Munich. Serangan yang dibuat-buat itu disebut bagian dari lobi Ukraina guna mengamankan lebih banyak bantuan senjata dan uang dari negata Barat.

"Tidak pernah ada keraguan bahwa Zelensky tidak akan datang ke konferensi Munich dengan tangan kosong. Tangan rezim Kiev pasti selalu sibuk dengan mainan kerincingan anak-anak untuk mengalihkan perhatian para peserta konferensi," kata Zakharova, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (15/2/2025).

Zelensky perlu bersandiwara melalui kejadian yang dibuat-buat untuk melobi pengiriman senjata serta meyakinkan dunia. 

"Sebuah pertunjukan yang menakutkan, berdarah, dan sangat berbahaya," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Presiden Zelensky Ungkap 55.000 Tentara Ukraina Tewas dalam Perang Melawan Rusia

Internasional
6 hari lalu

Drone Kamikaze Rusia Hantam Bus Pekerja Tambang Ukraina, 15 Orang Tewas

Internasional
7 hari lalu

325.000 Tentara Rusia Tewas dalam Perang Lawan Ukraina, Terbanyak sejak Perang Dunia II

Internasional
8 hari lalu

Trump Sebut Putin bakal Hentikan Serangan ke Kiev selama Seminggu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal