Ukraina Klaim Serang Jet Tempur Siluman Rusia Su-57 untuk Pertama Kali

Ahmad Islamy Jamil
Penampakan jet tempur siluman generasi terbaru Rusia, Sukhoi Su-57. (Foto: Reuters)

Ukraina sudah lebih dari 2 tahun berperang melawan agresi militer besar-besaran Rusia sejak Februari 2022. Kedua belah pihak melakukan serangan rutin dengan jarak ratusan kilometer ke wilayah musuhnya dengan rudal dan drone.

Ukraina, yang tidak memiliki persenjataan rudal sebanyak Moskow, telah berfokus pada pembuatan drone jarak jauh untuk menyerang sasaran jauh di dalam wilayah Rusia.

Blogger Rusia, Fighterbomber mengatakan, jet tempur tersebut terkena pecahan peluru dan kerusakannya saat ini sedang dinilai untuk melihat apakah pesawat itu masih dapat diperbaiki. Dia mengatakan, jika pesawat itu dianggap tidak dapat diperbaiki lagi, maka ini akan menjadi kerugian militer pertama bagi Su-57.

Meskipun disebut-sebut sebagai pesawat tempur generasi kelima Rusia yang menyaingi pesawat tempur generasi kelima AS, Su-57 mengalami penundaan pengembangan dan kecelakaan pada 2019. Menurut pabrikannya, produksi massal pesawat tersebut dimulai pada 2022.

Pesawat itu masuk kategori jet tempur berat yang mampu menjalankan berbagai peran di medan perang.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
1 jam lalu

Rudal Nuklir Sarmat Lulus Uji Coba, Putin Berterima Kasih kepada Ilmuwan Rusia

Internasional
1 hari lalu

Putin Banggakan Rudal Sarmat: 4 Kali Lebih Dahsyat daripada Rudal Negara Barat

Internasional
1 hari lalu

Wakil Wali Kota Ngamuk Lepaskan Tembakan di Gedung Dewan, Beberapa Luka

Buletin
2 hari lalu

Rusia Tegaskan Dukungan Program Nuklir Iran di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal