Turki Sebut Serangan AS terhadap Iran Tak Akan Bisa Gulingkan Rezim Berkuasa 

Anton Suhartono
Serangan AS terhadap Iran tidak akan bisa meruntuhkan rezim yang berkuasa saat ini (Foto: US Navy)

ANKARA, iNews.id - Menteri Luar Negeri (Menlu) Turki Hakan Fidan menegaskan serangan udara terhadap Iran tidak akan bisa meruntuhkan rezim yang berkuasa saat ini. Komentarnya itu disampaikan di tengah ancaman bertubi-tubi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang akan menyerang Iran jika negara itu terkait program nuklir.

“Tidak, pemerintah tidak akan runtuh. Saya tidak ingin berspekulasi mengenai skenario tertentu di Iran, tapi rezim tidak akan berubah melalui serangan udara atau cara lain. Itu hanya khayalan,” kata Fidan, kepada CNN Turki, saat ditanya apakah pemerintahan Ayatollah Ali Khamenei akan runtuh jika serangan dilakukan.

Dia menambahkan, serangan mungkin hanya melemahkan pemerintahan Iran, tidak menghancurkannya. Dampak dari melemahnya pemerintahan, layanan terhadap rakyat menjadi berkurang.

"Kemudian, rezim yang ada mungkin memilih untuk mengambil keputusan jauh lebih radikal atau mungkin berusaha untuk memperbaiki situasi. Negara itu bisa berubah," tuturnya.

Pernyataan Fidan tersebut disampaikan saat Iran dan AS bersiap melanjutkan putaran negosiasi nuklir berikut setelah pertemuan pada Jumat pekan lalu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Turun usai AS-Iran Capai Kemajuan Perundingan Damai

57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Ambles ke Rp17.843 per Dolar AS

57 tahun lalu

Mengejutkan! 92% Warga Israel Yakin Negaranya Kalah Perang Lawan Iran

57 tahun lalu

Perjanjian Damai dengan Iran Terancam Batal gegara Israel, Begini Tanggapan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal