Turki Ingin Dewan Keamanan PBB Berubah, Hak Veto Dihapus dan Keanggotaan Diperluas

Anton Suhartono
Turki mengusulkan hak veto 5 anggota tetap Dewan Keamanan PBB dihapus (Foto: Reuters)

NEW YORK, iNews.id - Turki mendesak agar hak veto yang dimiliki lima anggota tetap Dewan Keamanan (DK) PBB, yakni Amerika Serikat, Inggris, Prancis, China, dan Rusia, Dihapus. Tujuannya agar membuat DK lebih inklusif.

Usulan yang disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) Turki Mevlut Cavusoglu, di sela Sidang Majelis Umum PBB ke-77 di New York, Amerika Serikat, Jumat waktu setempat, itu merupakan cerminan kebijakan jangka panjang Turki. Namun Amerika Serikat (AS) juga mengusulkan gagasan serupa baru-baru ini.

Bukan hanya hak veto, Cavusoglu juga menyoroti keanggotaan DK PBB, yakni lima tetap ditambah 10 tidak tetap.

“Kami yakin Majelis Umum, Dewan Keamanan, harus lebih inklusif. Ada banyak formula datang dari berbagai negara dan semua harus terwakili dengan baik di sini,” kata Cavusoglu, seperti dilaporkan stasiun televisi TRT.

“Tentu saja, syaratnya bisa ditentukan sesuai dengan (jumlah) populasi, luas, serta letak geografis masing-masing negara. Tapi di sisi lain, hak veto juga harus dihapus,” ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 jam lalu

Houthi Bakal Blokade Pelabuhan Saudi, Apa Dampaknya bagi Pasokan Energi Global?

4 jam lalu

Garda Revolusi Iran Sudah di Yaman, Siap Blokade Laut Merah

8 jam lalu

Iran Deklarasikan Perang Skala Penuh Lawan AS

13 jam lalu

Konflik Memanas, Houthi Terapkan Blokade Laut Arab Saudi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal