Turis Inggris Ditangkap Polisi usai Beri Rating Bintang 1 Restoran di Phuket

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi seorang tersangka kejahatan ditangkap polisi. (Foto: iNews.id)

Alexander menepis tuduhan itu. Namun, dia kini harus menghadapi proses hukum di Phuket setelah dipindahkan ke Kantor Polisi Sakhu di daerah itu.

Insiden semacam ini bukan pertama kali terjadi di Thailand. Pada 2020, seorang turis Amerika di Phuket harus mendapatkan pengalaman pahit setelah berurusan dengan Undang-Undang Antipencemaran Nama Baik yang begitu ketat di Thailand. Dia ditangkap karena ulasan negatifnya di TripAdvisor. 

Dalam ulasan tersebut, turis itu menuduh sebuah hotel telah melakukan “perbudakan modern”. Dia akhirnya dibebaskan setelah meminta maaf. Akan tetapi, kasus itu sudah selayaknya menjadi peringatan bagi para kritikus di dunia maya, ketika mereka mengunjungi Thailand. Sebab, ulasan yang tampaknya tidak berbahaya sekalipun dapat menimbulkan akibat yang serius bagi diri mereka. 

Pencemaran nama baik adalah pelanggaran pidana di Thailand dan dapat dijatuhi hukuman hingga dua tahun penjara.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

7 Orang Terjebak 10 Hari di Gua Laos, 1 Korban Dievakuasi

57 tahun lalu

Razman Siap Dieksekusi ke Penjara: Saya Tak Akan Sembunyi dan Melarikan Diri

57 tahun lalu

Razman Tak Menyerah meski Kasasi Ditolak MA, Siap Ajukan Peninjauan Kembali

57 tahun lalu

Razman Nasution Respons Kasasi Ditolak: Saya Terima Putusan MA

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal