Tunangan Khashoggi Sebut Putusan Pengadilan Arab Saudi Sebuah Lelucon

Nathania Riris Michico
Hatice Cengiz, tunangan mendiang jurnalis Jamal Khashoggi saat berbicara di Capitol Hill, Washington DC, 16 Mei 2019. (FOTO: AFP)

RIYAHD, iNews.id - Tunangan wartawan Arab Saudi Jamal Khashoggi yang dibunuh menyebut, hukuman mati bulan lalu terhadap lima orang yang tidak disebutkan namanya sebagai penghinaan terhadap keadilan. Hatice Cengiz mengatakan hal itu dalam wawancara pertama yang berbahasa Inggris.

"Ini seperti lelucon bagi saya dan tidak bisa diterima karena kita tidak mengetahui rincian mengenai penyelidikan ini," kata Cengiz, kepada Fredrik Skavlan, yang berbasis di Oslo dalam sebuah wawancara televisi pada Minggu (12/1/2020).

"Mereka memberi tahu kita hanya lima laki-laki tanpa nama," katanya.

"Kenapa lima orang? Lebih dari 10 orang datang ke Turki!"

"Kita menginginkan hukuman nyata, termasuk terhadap mereka yang memberi perintah," tutur Cengiz.

BACA JUGA:

5 Pembunuh Jamal Khashoggi Dihukum Mati, Begini Reaksi AS dan Turki

MBS Buka Suara, Akui Pembunuhan Khashoggi Terjadi di Bawah Pengawasannya

Setahun Kematian Khashoggi: MBS Akui Bertanggung Jawab tapi Bantah Perintahkan Pembunuhan

Tepat Satu Tahun Berlalu, Kematian dan Keberadaan Tubuh Khashoggi Masih Tinggalkan Tanda Tanya

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
15 jam lalu

Houthi Peringatkan Kapal-Kapal Tak Bongkar Muat di Pelabuhan Saudi atau Ditembak

1 hari lalu

Mengapa Blokade Houthi terhadap Arab Saudi Bisa Kacaukan Pasokan Minyak Dunia?

1 hari lalu

Houthi Blokade Pelabuhan Saudi, Ini Respons Keras Riyadh

2 hari lalu

Houthi Bakal Blokade Pelabuhan Saudi, Apa Dampaknya bagi Pasokan Energi Global?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal